1. Pelaksanaan pembelajaran denga menggunakan modul pada dasarnya menggunakan sistem belajar secara individual. Namun dapat pula digunakan pada sistem pembelajaran klasikal. Jika pembelajaran bersifat individual maka siswa akan belajar dari modul satu ke modul berikutnya sesuai dengan kecepatannya masing-masing. Mengingat kecepatan masing-masing siswa tidak sama, maka dalam perjalanan belajarnya dari hari ke hari, jarak antara siswa yang pandai dengan siswa yang lamban makin lama makin besar. Teknik ini akan mudah bila di suatu kelas siswanya sedikit, namun jika jumlah siswa dalam suatu kelas jumlahnya banyak, dan juga mata pelajaran yang dipelajarinya jumlahnya banyak maka pelaksanaan pembelajarannya menjadi lebih rumit.
Pembelajaran
dengan sistem modul jika diterapkan untuk pembelajaran secara klasikal, maka
siswa akan belajar dalam waktu bersamaan dan untuk melanjutkan ke modul
berikutnya juga dapat bersamaan. Kepada siswa-siswa yang selesainya lebih cepat
dari pada teman-temannya, maka siswa tersebut akan memperoleh modul pengayaan
untuk dipelajarinya dalam sisa waktu yang tersedia. Kemudian setelah itu
dilakukan evaluasi yang dapat dikerjakan secara individual maupun secara
klasikal.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar